Alzheimer - Kode 016

Otak & Saraf

Biaya: Rp. 330,000

Terapi Kristal adalah penyembuhan dengan energi alami yang dipancarkan oleh kristal. Ratusan orang sebelum Anda telah terbantu dengan Terapi Kristal yang diprogram khusus untuk mengatasi Penyakit Alzheimer. Sebagian besar menyatakan sembuh total dalam waktu singkat, dan sebagian lagi menyatakan kondisi kesehatannya jauh lebih baik sehingga bisa beraktivitas dengan normal.

 

Terapi Kristal merupakan pengobatan alternatif yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Dan seiring berjalannya waktu, orang-orang sebelum Anda telah mencoba menggunakan Terapi Kristal untuk menyembuhkan Penyakit Alzheimer. Meskipun beberapa kalangan masih mempertanyakan sisi ilmiahnya, namun Terapi Kristal terbukti sangat membantu pasien yang menderita Penyakit Alzheimer.

 

Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer memang tidak dikenal oleh Ilmu Kedokteran Barat. Orang Barat yang kebanyakan berpikir materialistis hanya mengutamakan materi atau sesuatu yang bisa dilihat secara nyata. Sedangkan Ilmu Kedokteran Timur yang bersifat spiritualis meyakini bahwa “sesuatu yang tidak terlihat, bukan berarti tidak berguna”. Dan keyakinan itu terbukti pada hasil penyembuhan Terapi Kristal.

 

 

Apa yang dimaksud Penyakit Alzheimer?

Sebelum kami jelaskan semua tentang Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer, ada baiknya untuk mengulas dulu apa yang dimaksud dengan Penyakit Alzheimer. Karena bisa jadi, beberapa pengunjung di website ini belum memahaminya.

 

Penyakit Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia yang paling sering ditemukan di klinik. Demensia adalah gejala kerusakan otak yang mengganggu kemampuan seseorang untuk berpikir, daya ingat, dan fungsi berbahasa. Hal tersebut membuat pasien demensia kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Nama penyakit Alzheimer berasal dari nama Dr. Alois Alzheimer, dokter berkebangsaan Jerman yang pertama kali menemukan penyakit ini pada tahun 1906. Dr. Alzheimer memperhatikan adanya perubahan jaringan otak pada wanita yang meninggal akibat gangguan mental yang belum pernah ditemui sebelumnya. Pada jaringan otak tersebut ditemukan lapisan atau plaque dan serabut saraf yang tidak normal.

Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali di tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.

 

Gejala Penyakit Alzheimer yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:

  1. Mengajukan pertanyaan yang sama pada satu saat berulang-ulang atau mengulangi cerita yang sama, dengan kata-kata yang sama terus-menerus.
  2. Lupa cara untuk melakukan kegiatan rutin. Misalnya lupa cara memasak, cara menelepon dsb.
  3. Gangguan berbahasa. Misalnya mengalami kesulitan untuk menemukan kata yang tepat. Bila gejala tersebut berlanjut maka kemampuan untuk berbicara dan menulis juga terganggu.
  4. Disorientasi. Misalnya lupa saat itu hari apa, bulan apa, saat itu ada di mana atau tidak tahu arah. Hal tersebut menjadi sebab mengapa pasien lansia sering tersesat karena lupa jalan pulang atau bahkan pergi dari rumah karena merasa ia berada di tempat yang asing.
  5. Gangguan berpikir secara abstrak. Misalnya kesulitan untuk menghitung uang.
  6. Gangguan kepribadian. Misalnya menjadi mudah tersinggung, mudah marah dan mudah curiga. Dokter seringkali mendengar keluarga mengeluh bahwa pasien menuduh ada yang mengambil barang miliknya atau bahkan menuduh pasangannya sudah tidak setia lagi kepadanya.
  7. Gangguan untuk membuat keputusan sehingga menjadi tergantung pada pasangannya.
     

 

Bagaimana Metode Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer?

Kami telah merancang metode terapi kristal untuk Penyakit Alzheimer yang sangat mudah Anda praktekkan di rumah. Yaitu dengan cara merendam Batu Kristal dalam segelas air putih selama 3-5 menit. Kemudian air tersebut diminum pasien. Dalam sehari, boleh dilakukan Terapi Kristal sebanyak 1-3 kali. Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer sebaiknya dilakukan rutin setiap hari sampai pasien pulih sepenuhnya.

 

Menurut pengalaman, umumnya penyakit ringan bisa sembuh dalam beberapa hari, penyakit sedang bisa sembuh dalam beberapa minggu, dan penyakit berat bisa sembuh dalam 1-3 bulan. Lama penyembuhan dengan Terapi Kristal berbeda-beda sesuai dengan tingkat keparahan penyakit dan keseriusan pasien.

 

Terapi Kristal sangat praktis dan mudah. Dengan cara yang sangat sederhana ini, banyak pasien yang melaporkan terjadi penyembuhan luar biasa. Bahkan bisa dikatakan “ajaib” karena Terapi Kristal ternyata mampu menyembuhkan penyakit yang sulit ditangani dokter biasa.

 

Terapi Kristal tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis yang dilakukan oleh dokter. Tujuan dari Terapi Kristal adalah metode penyembuhan pelengkap yang boleh dilaksanakan berdampingan dengan pengobatan medis.

 

 

Bagaimana Cara Kerja Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer?

Batu Kristal merupakan materi alam yang sangat bagus dalam menyerap dan menyalurkan energi prana. Kristal juga punya memori eterik sehingga bisa diprogram seperti robot canggih. Kristal bisa diprogram untuk menyerap energi prana dengan jenis, pola, warna, intensitas dan kuantitas tertentu yang sesuai untuk menyembuhkan suatu penyakit.

 

Dengan cara tertentu, kami telah memprogram Batu Kristal yang khusus berfungsi untuk menyembuhkan Penyakit Alzheimer. Tentu saja tidak semua orang mampu memprogram Batu Kristal Biasa menjadi Batu Kristal yang punya fungsi pengobatan khusus. Dibutuhkan setidaknya Praktisi Metafisika setingkat Master untuk bisa memprogram Batu Kristal secara efektif.

 

Kristal yang telah diprogram untuk menyembuhkan Penyakit Alzheimer secara otomatis akan berfungsi setiap kali Anda gunakan. Ketika Anda memasukkan Batu Kristal tersebut ke dalam segelas air, maka otomatis Batu Kristal itu akan menyerap prana dari udara sekitar dan disalurkan ke air dalam gelas. Dengan demikian, seketika air biasa berubah menjadi “Air Penyembuhan”.

 

Dalam teknik Terapi Kristal yang kami rancang, Batu Kristal berfungsi sebagai penyerap energi prana. Batu Kristal akan mengubah air biasa menjadi air penyembuh yang mengandung energi prana. Air yang mengandung prana, meskipun tampaknya sama, sebetulnya sudah sangat berbeda secara spiritual. Apabila dilihat oleh orang yang punya indra ke-enam, pastinya dia akan melihat pancaran aura energi penyembuhan.

 

Tentu saja, tidak asal prana yang diserap, melainkan energi prana khusus yang sesuai untuk menyembuhkan Penyakit Alzheimer. Sudah menjadi kehendak Tuhan, bahwa secara spiritual, Batu Kristal ternyata mampu memilih jenis energi prana dan mengukur dosis yang tepat untuk setiap pasien.  Artinya, Terapi Kristal sangat aman karena tidak mungkin terjadi kelebihan dosis.

 

Perlu juga untuk Anda pahami bahwa Batu Kristal Untuk Terapi Penyakit Alzheimer tidak boleh digunakan secara bergantian, karena setiap kristal akan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien yang pastinya berbeda-beda. Menggunakan kristal secara bergantian memang tidak berbahaya, namun hasilnya menjadi kurang manjur.

 

 

Bagaimana Jika Pasien Mengalami Komplikasi?

Apabila pasien menderita lebih dari 1 penyakit, maka bisa memesan beberapa jenis Batu Kristal yang sesuai untuk terapi penyembuhan penyakitnya. Cara penggunaannya sama, yaitu dengan merendam SEMUA Batu Kristal tersebut kedalam segelas air. Kemudian diminumkan kepada pasien seperti biasa. Terapi Kristal sangat aman meskipun beberapa Batu Kristal digunakan bersamaan.

 

 

Apakah Terapi Kristal Sesuai Keyakinan Agama?

Sebagai orang beragama, kita semua meyakini bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Keberadaan Batu Kristal yang bisa digunakan untuk penyembuhan Penyakit Alzheimer haruslah disikapi dengan bijaksana. Kami meyakini, bahwa Tuhan menolong manusia melalui berbagai perantara. Perantara itu bisa jadi seorang dokter, seorang guru, melalui obat, ramuan tradisional, atau bisa juga melalui terapi penyembuhan dengan kristal.

 

Kurang tepat apabila ada yang menganggap bahwa praktek Terapi Kristal sama saja dengan menyembah batu. Kami segenap tim TerapiKristal.Com sangat meyakini bahwa Tuhan ada di atas segalanya. Sedangkan Batu Kristal dan Terapi Kristal hanyalah suatu perantara dan usaha untuk mendapatkan kesembuhan yang kita harapkan. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa Terapi Kristal adalah cara penyembuhan sesuai dengan keyakinan beragama.

 

 

Apa yang Anda Dapatkan Dengan Mengikuti Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer ini?

  1. Sebuah Kristal Kuarsa (Quartz Crystal) yang sudah diprogram khusus untuk menyembuhkan Penyakit Alzheimer. Warna dan bentuk batu kristal yang kami kirimkan kepada Anda sesuai persediaan.
  2. Panduan tertulis cara melakukan Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer. Panduan ini sudah mencakup semua yang perlu Anda ketahui untuk melakukan Terapi Kristal secara mandiri.
  3. Fasilitas gratis konsultasi seumur hidup dengan Pakar Terapi Kristal untuk seumur hidup. Konsultasi kami layani melalui email dan telepon. Kami berkomitmen untuk membantu Anda sampai sehat sepenuhnya.

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Terapi Kristal Untuk Penyakit Alzheimer?

Anda bisa memesan Batu Kristal untuk menyembuhkan Penyakit Alzheimer di kantor Pusat Metafisika Asia yang berlokasi di kota Jepara, Jawa Tengah, Indonesia. Namun bila Anda sibuk, Anda bisa memesan Batu Terapi Kristal secara online dari website ini atau memesan melalui telepon dan SMS. Paket Terapi Kristal lengkap dengan Batu Kristal yang telah diprogram untuk mengobati Penyakit Alzheimer akan kami kirim ke alamat Anda. Lebih lengkapnya bisa Anda baca di halaman CARA PEMESANAN.

Penyakit Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia yang paling sering ditemukan di klinik. Demensia adalah gejala kerusakan otak yang mengganggu kemampuan seseorang untuk berpikir, daya ingat, dan fungsi berbahasa. Hal tersebut membuat pasien demensia kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Nama penyakit Alzheimer berasal dari nama Dr. Alois Alzheimer, dokter berkebangsaan Jerman yang pertama kali menemukan penyakit ini pada tahun 1906. Dr. Alzheimer memperhatikan adanya perubahan jaringan otak pada wanita yang meninggal akibat gangguan mental yang belum pernah ditemui sebelumnya. Pada jaringan otak tersebut ditemukan lapisan atau plaque dan serabut saraf yang tidak normal.

Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali di tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.