Kelainan Transposisi Arteri Besar - Kode 306

Penyakit Anak

Biaya: Rp. 470,000

Terapi Kristal adalah penyembuhan dengan energi alami yang dipancarkan oleh kristal. Ratusan orang sebelum Anda telah terbantu dengan Terapi Kristal yang diprogram khusus untuk mengatasi Kelainan Transposisi Arteri Besar. Sebagian besar menyatakan sembuh total dalam waktu singkat, dan sebagian lagi menyatakan kondisi kesehatannya jauh lebih baik sehingga bisa beraktivitas dengan normal.

 

Terapi Kristal merupakan pengobatan alternatif yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Dan seiring berjalannya waktu, orang-orang sebelum Anda telah mencoba menggunakan Terapi Kristal untuk menyembuhkan Kelainan Transposisi Arteri Besar. Meskipun beberapa kalangan masih mempertanyakan sisi ilmiahnya, namun Terapi Kristal terbukti sangat membantu pasien yang menderita Kelainan Transposisi Arteri Besar.

 

Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar memang tidak dikenal oleh Ilmu Kedokteran Barat. Orang Barat yang kebanyakan berpikir materialistis hanya mengutamakan materi atau sesuatu yang bisa dilihat secara nyata. Sedangkan Ilmu Kedokteran Timur yang bersifat spiritualis meyakini bahwa “sesuatu yang tidak terlihat, bukan berarti tidak berguna”. Dan keyakinan itu terbukti pada hasil penyembuhan Terapi Kristal.

 

 

Apa yang dimaksud Kelainan Transposisi Arteri Besar?

Sebelum kami jelaskan semua tentang Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar, ada baiknya untuk mengulas dulu apa yang dimaksud dengan Kelainan Transposisi Arteri Besar. Karena bisa jadi, beberapa pengunjung di website ini belum memahaminya.

 

Transposisi Arteri Besar adalah kelainan letak dari aorta dan arteri pulmonalis.

Dalam keadaan normal, aorta berhubungan dengan ventrikel kiri jantung dan arteri pulmonalis berhubungan dengan ventrikel kanan jantung. Pada transposisi arteri besar yang terjadi adalah kebalikannya. Aorta terletak di ventikel kanan jantung dan arteri pulmonalis terletak di ventrikel kiri jantung. Darah dari seluruh tubuh yang kekurangan oksigen akan mengalir ke dalam aorta dan kembali dialirkan ke seluruh tubuh. Sedangkan darah yang berasal dari paru-paru dan kaya akan oksigen akan kembali dialirkan ke paru-paru.

Transposisi arteri besar dikelompokkan ke dalam kelainan jantung sianotik, dimana terjadi pemompaan darah yang kekurangan oksigen ke seluruh tubuh, yang menyebabkan sianosis (kulit menjadi ungu kebiruan) dan sesak nafas.

Bayi dengan kelainan ini, setelah lahir bisa bertahan sebentar saja karena adanya lubang diantara atrium kiri dan kanan yang disebut foramen ovale. Foramen ovale ini dalam keadaan normal ditemukan pada bayi ketika lahir. Dengan adanya lubang ini, maka sejumlah kecil darah yang kaya akan oksigen akan mengalir dari atrium kiri ke atrium kanan, lalu ke ventrikel kanan dan ke aorta sehingga mampu memenuhi kebutuhan tubuh akan oksigen dan bayi tetap hidup.

Gejalanya berupa:

  • sianosis
  • sesak nafas
  • tidak mau makan/menyusu
  • jari tangan atau kaki clubbing (seperti tabuh genderang).

 

 

Bagaimana Metode Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar?

Kami telah merancang metode terapi kristal untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar yang sangat mudah Anda praktekkan di rumah. Yaitu dengan cara merendam Batu Kristal dalam segelas air putih selama 3-5 menit. Kemudian air tersebut diminum pasien. Dalam sehari, boleh dilakukan Terapi Kristal sebanyak 1-3 kali. Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar sebaiknya dilakukan rutin setiap hari sampai pasien pulih sepenuhnya.

 

Menurut pengalaman, umumnya penyakit ringan bisa sembuh dalam beberapa hari, penyakit sedang bisa sembuh dalam beberapa minggu, dan penyakit berat bisa sembuh dalam 1-3 bulan. Lama penyembuhan dengan Terapi Kristal berbeda-beda sesuai dengan tingkat keparahan penyakit dan keseriusan pasien.

 

Terapi Kristal sangat praktis dan mudah. Dengan cara yang sangat sederhana ini, banyak pasien yang melaporkan terjadi penyembuhan luar biasa. Bahkan bisa dikatakan “ajaib” karena Terapi Kristal ternyata mampu menyembuhkan penyakit yang sulit ditangani dokter biasa.

 

Terapi Kristal tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis yang dilakukan oleh dokter. Tujuan dari Terapi Kristal adalah metode penyembuhan pelengkap yang boleh dilaksanakan berdampingan dengan pengobatan medis.

 

 

Bagaimana Cara Kerja Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar?

Batu Kristal merupakan materi alam yang sangat bagus dalam menyerap dan menyalurkan energi prana. Kristal juga punya memori eterik sehingga bisa diprogram seperti robot canggih. Kristal bisa diprogram untuk menyerap energi prana dengan jenis, pola, warna, intensitas dan kuantitas tertentu yang sesuai untuk menyembuhkan suatu penyakit.

 

Dengan cara tertentu, kami telah memprogram Batu Kristal yang khusus berfungsi untuk menyembuhkan Kelainan Transposisi Arteri Besar. Tentu saja tidak semua orang mampu memprogram Batu Kristal Biasa menjadi Batu Kristal yang punya fungsi pengobatan khusus. Dibutuhkan setidaknya Praktisi Metafisika setingkat Master untuk bisa memprogram Batu Kristal secara efektif.

 

Kristal yang telah diprogram untuk menyembuhkan Kelainan Transposisi Arteri Besar secara otomatis akan berfungsi setiap kali Anda gunakan. Ketika Anda memasukkan Batu Kristal tersebut ke dalam segelas air, maka otomatis Batu Kristal itu akan menyerap prana dari udara sekitar dan disalurkan ke air dalam gelas. Dengan demikian, seketika air biasa berubah menjadi “Air Penyembuhan”.

 

Dalam teknik Terapi Kristal yang kami rancang, Batu Kristal berfungsi sebagai penyerap energi prana. Batu Kristal akan mengubah air biasa menjadi air penyembuh yang mengandung energi prana. Air yang mengandung prana, meskipun tampaknya sama, sebetulnya sudah sangat berbeda secara spiritual. Apabila dilihat oleh orang yang punya indra ke-enam, pastinya dia akan melihat pancaran aura energi penyembuhan.

 

Tentu saja, tidak asal prana yang diserap, melainkan energi prana khusus yang sesuai untuk menyembuhkan Kelainan Transposisi Arteri Besar. Sudah menjadi kehendak Tuhan, bahwa secara spiritual, Batu Kristal ternyata mampu memilih jenis energi prana dan mengukur dosis yang tepat untuk setiap pasien.  Artinya, Terapi Kristal sangat aman karena tidak mungkin terjadi kelebihan dosis.

 

Perlu juga untuk Anda pahami bahwa Batu Kristal Untuk Terapi Kelainan Transposisi Arteri Besar tidak boleh digunakan secara bergantian, karena setiap kristal akan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien yang pastinya berbeda-beda. Menggunakan kristal secara bergantian memang tidak berbahaya, namun hasilnya menjadi kurang manjur.

 

 

Bagaimana Jika Pasien Mengalami Komplikasi?

Apabila pasien menderita lebih dari 1 penyakit, maka bisa memesan beberapa jenis Batu Kristal yang sesuai untuk terapi penyembuhan penyakitnya. Cara penggunaannya sama, yaitu dengan merendam SEMUA Batu Kristal tersebut kedalam segelas air. Kemudian diminumkan kepada pasien seperti biasa. Terapi Kristal sangat aman meskipun beberapa Batu Kristal digunakan bersamaan.

 

 

Apakah Terapi Kristal Sesuai Keyakinan Agama?

Sebagai orang beragama, kita semua meyakini bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Keberadaan Batu Kristal yang bisa digunakan untuk penyembuhan Kelainan Transposisi Arteri Besar haruslah disikapi dengan bijaksana. Kami meyakini, bahwa Tuhan menolong manusia melalui berbagai perantara. Perantara itu bisa jadi seorang dokter, seorang guru, melalui obat, ramuan tradisional, atau bisa juga melalui terapi penyembuhan dengan kristal.

 

Kurang tepat apabila ada yang menganggap bahwa praktek Terapi Kristal sama saja dengan menyembah batu. Kami segenap tim TerapiKristal.Com sangat meyakini bahwa Tuhan ada di atas segalanya. Sedangkan Batu Kristal dan Terapi Kristal hanyalah suatu perantara dan usaha untuk mendapatkan kesembuhan yang kita harapkan. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa Terapi Kristal adalah cara penyembuhan sesuai dengan keyakinan beragama.

 

 

Apa yang Anda Dapatkan Dengan Mengikuti Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar ini?

  1. Sebuah Kristal Kuarsa (Quartz Crystal) yang sudah diprogram khusus untuk menyembuhkan Kelainan Transposisi Arteri Besar. Warna dan bentuk batu kristal yang kami kirimkan kepada Anda sesuai persediaan.
  2. Panduan tertulis cara melakukan Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar. Panduan ini sudah mencakup semua yang perlu Anda ketahui untuk melakukan Terapi Kristal secara mandiri.
  3. Fasilitas gratis konsultasi seumur hidup dengan Pakar Terapi Kristal untuk seumur hidup. Konsultasi kami layani melalui email dan telepon. Kami berkomitmen untuk membantu Anda sampai sehat sepenuhnya.

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Terapi Kristal Untuk Kelainan Transposisi Arteri Besar?

Anda bisa memesan Batu Kristal untuk menyembuhkan Kelainan Transposisi Arteri Besar di kantor Pusat Metafisika Asia yang berlokasi di kota Jepara, Jawa Tengah, Indonesia. Namun bila Anda sibuk, Anda bisa memesan Batu Terapi Kristal secara online dari website ini atau memesan melalui telepon dan SMS. Paket Terapi Kristal lengkap dengan Batu Kristal yang telah diprogram untuk mengobati Kelainan Transposisi Arteri Besar akan kami kirim ke alamat Anda. Lebih lengkapnya bisa Anda baca di halaman CARA PEMESANAN.

Transposisi Arteri Besar adalah kelainan letak dari aorta dan arteri pulmonalis.

Dalam keadaan normal, aorta berhubungan dengan ventrikel kiri jantung dan arteri pulmonalis berhubungan dengan ventrikel kanan jantung. Pada transposisi arteri besar yang terjadi adalah kebalikannya. Aorta terletak di ventikel kanan jantung dan arteri pulmonalis terletak di ventrikel kiri jantung.
Darah dari seluruh tubuh yang kekurangan oksigen akan mengalir ke dalam aorta dan kembali dialirkan ke seluruh tubuh. Sedangkan darah yang berasal dari paru-paru dan kaya akan oksigen akan kembali dialirkan ke paru-paru.

Transposisi arteri besar dikelompokkan ke dalam kelainan jantung sianotik, dimana terjadi pemompaan darah yang kekurangan oksigen ke seluruh tubuh, yang menyebabkan sianosis (kulit menjadi ungu kebiruan) dan sesak nafas.

Bayi dengan kelainan ini, setelah lahir bisa bertahan sebentar saja karena adanya lubang diantara atrium kiri dan kanan yang disebut foramen ovale.
Foramen ovale ini dalam keadaan normal ditemukan pada bayi ketika lahir. Dengan adanya lubang ini, maka sejumlah kecil darah yang kaya akan oksigen akan mengalir dari atrium kiri ke atrium kanan, lalu ke ventrikel kanan dan ke aorta sehingga mampu memenuhi kebutuhan tubuh akan oksigen dan bayi tetap hidup.