Ajaib, Terapi Kristal Membuat Perut Sembuh

Artikel » Ajaib, Terapi Kristal Membuat Perut Sembuh

Bila Anda saat ini sedang terkena penyakit apa pun, jangan berhenti untuk berikhtiar. Karena ikhtiar adalah sebuah kewajiban manusia. Dan sembuh ataukah tidak, itu urusan Allah. Urusan kita.

 

Jangan mencampuri juga urusan Tuhan dengan ambisi nafsu Anda yang malah berdampak pada kurangnya keyakinan Anda terhadap-Nya ketika Anda memang belum diberi kesembuhan.

 

Ada salah seorang klien Saya yang seringkali sakit perut. Beliau memang punya asam lambung tinggi. Alias punya penyakit maag. Menurut dokter, ini cukup akut penyakitnya.

 

Hanya saja, karena memang sudah lama sekali tak diobati, maka penyakitnya semakin menjadi-jadi. Akibatnya, seringkali sakit perut.

 

Lantas, dia pun menjumpai situs Saya www.terapikristal.com. Alhasil, dia pun langsung menghubungi Saya secara pribadi. Kontak langsung telpon via VC.

 

Dan akhirnya, ketika dia bercerita dan mengisahkan keluh kesahnya, akhirnya Saya beri saran untuk menggunakan terapi kristal untuk itu.

 

Terapi kristal ini memang Saya proses secara metafisik dan mudah sekali digunakan. Cara kerjanya adalah membersihkan dan melancarkan energi chi di dalam tubuh. Ketika energi sudah mengalir lancar, maka itu berpengaruh juga pada kondisi kesehatan Anda.

 

Lantas, ketika menggunakannya, secara ajaib, biasanya sakit perutnya setiap pagi kambuh, tapi ketika malamnya menggunakan terapi kristal, alhamdulillah sudah tak lagi sakit perut setiap pagi.

 

Dan itu berlangsung sudah seminggu sejak dia mengabarkan perkembangan baiknya usai menggunakan terapi kristal.

 

Mungkin, Anda bertanya-tanya, kenapa bisa begitu? Apakah memang secepat itu? Atau apakah terapi kristal benar-benar sakti dan ampuh?

 

Begini, apa yang dialami klien Saya ini memang benar adanya. Dan tidak semua orang bisa merasakan manfaat yang sama.

 

Setiap penyakit punya kecocokan sendiri-sendiri. Dan alhamdulillah, klien Saya yang satu ini bisa merasakan manfaatnya dengan sangat cepat. Bahkan, ada juga yang lebih cepat dari ini.

 

Bergantung pada kondisi penyakitnya masing-masing. Artinya, tak bisa menjadi patokan antara penyakit satu dengan yang lain.

 

Yang jelas, selagi bisa berikhtiar, berusaha, berupaya, maka lakukanlah. Hasilnya serahkan kepada Allah. Inilah pasrah yang sebenarnya.