Engkel Kaki Pulih, Ciptakan Gol Kemenangan

Testimoni » Engkel Kaki Pulih, Ciptakan Gol Kemenangan

Aku sangat bersyukur, pada laga final saat itu aku sudah bisa dimainkan. Pada laga semi final, aku sudah tidak bisa dimainkan lantaran cedera engkel kaki yang menimpa aku saat pertandingan per delapan final. Saat menggiring bola menuju kotak penalti lawan, kakiku ditebas salah satu bek lawan. Mulai saat itulah terasa ada kelainan di engkel kaki kananku. Beberapa menit setelah kejadian itu aku tidak bisa melanjutkan pertandingan.

 

Semua official yang ikut dalam rombongan menyesalkan kejadian itu. Semua masih mengharapkan bantuan tenagaku untuk memenangkan setiap pertandingan sampai final. Sampai pertandingan saat itu, aku adalah top score. Setiap pemain lawan memang mewaspadai setiap pergerakan yang aku lakukan. Bek lawan selalu panik ketika aku menggiring bola ke dalam kotak penalti. Hampir seratus persen akan terjadi gol.

 

Aku sendiri saat itu sangat merasa sedih. Keinginanku untuk membela tim sepak bola sekolah sampai akhir turnamen hampir saja pupus gara-gara tebasan bek lawan pada engselku. Untung saja banyak yang menenangkan serta melapangkan dadaku saat itu. Teman-teman meyakinkan atas kesembuhan engkel kakiku sebelum laga final. Semuanya proaktif mencari solusi atas cedera yang aku alami saat itu.

 

Sepuluh hari menjelang laga final, engkel kakiku belum juga pulih. Meski telah dicoba dengan berbagai cara, tetap saja hasilnya kurang maksimal. Sampai Bapak Kepala Sekolah kami datang dengan membawa solusi pengobatan alternatif. Beliau menyarankan untuk menggunakan kristal kesehatan sebagai terapi penunjang supaya kesembuhan bisa cepat terwujud. Kami pun menggunakan kristal yang dibawa beliau.

 

Empat hari melakukan terapi, aku sudah bisa latihan ringan bersama teman-teman yang lain. Menjelang tujuh hari, kondisi engkel saya sudah benar-benar pulih. Alhamdulillah, akhirnya saya diperbolehkan untuk mengikuti latihan pembentukan skuad tim inti yang akan dimainkan dalam laga final. Saya benar-benar dimainkan pada laga final sore itu. Seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, aku menciptakan satu gol kemenangan untuk tim kami. Pada malam harinya kami merayakan kemenangan bersama. Terimakasih aku ucapkan pada semuanya yang telah berperan dan membantu aku. Terimakasih.

 

Andi Ferdiayanto - Surabaya