terapi kristal

TERAPI KRISTAL KURANG EFEKTIF JIKA…..

Jika Anda sudah membaca halaman depan situs www.terapikristal.com ini, tentu Anda akan tahu bahwa terapi kristal bisa digunakan sebagai sarana penyembuhan segala jenis penyakit apa pun, kecuali mati

Nah, di sini Anda perlu paham juga bahwa tidak selalu terapi kristal itu efektof pada semua penyakit. Artinya adalah, meski memang sarana ini mengandung energi positif untuk penyembuhan, tapi tidak semua penyakit bisa terbantu dengan sarana ini

Sebab, sarana ini bukanlah penentu atas kesembuhan diri Anda. Begitu juga seorang dokter, tak bisa menjamin semua pasiennya sembuh

Itu sebabnya, memang Saya akui terapi kristal adakalanya kurang atau tidak efektif untun penyembuhan, terutama bagi Anda yang hanya mengandalkan sarana ini.

Artinya, Anda tidak mengimbanginya dengan penanganan secara medis. Sebab, bagaimana pun juga Saya bukan seorang ahli medis dan secara medis, Saya tidak begitu paham tentang penyakit

Oleh karenanya, agar proses penyembuhannya benar-benar secara maksimal, Anda bisa lakukan pengobatan secara medis juga

Meski memang ada beberapa klien Saya yang hanya mengandalkan sarana Terapi Kristal ini. Tapi, setiap orang kondisinya beda-beda.

Dan hal yang terpenting adalah keyakinan dan semangat untuk hidup. Sebab, ketika seseorang sudah tidak yakin bahwa dia bisa sembuh dan kurang, bahkan tidak semangat lagi, ini yang menjadi persoalan

Karena ketika sudah tak yakin dan tak semangat lagi untuk hidup, maka hidupnya menjadi tak berguna.

Di saat merasa hidupnya tidak berguna, maka gairah hidup tidak lagi ada dan alhasil, ya mendekatkan diri pada kematian.

Oleh karena itu, jika Anda saat ini mengalami suatu penyakit tertentu, maka Anda perlu punya semangat untuk sembuh, selalu dalam kondisi semangat untuk hidup

Yakinkan diri Anda bahwa Anda bisa mendapatkan kemudahan untuk bisa sehat kembali.

Terapi kristal menjadi efekti jika Anda benar-benar rela serta ikhlas dulu ketika sakit. Jangan ditolak.

Meski Anda harus semangat untuk sembuh, tapi semangat di sini bukan berarti Anda menolak penyakitnya.

Melainkan, Anda perlu akui dulu bahwa diri Anda sakit. Jangan lawan penyakitnya, tapi terima dulu, ikhlas dulu dan yakini bahwa diri Anda bisa sehat sedia kala.

Dengan begitu, kesehatan dan kerhamonian kesehatan bisa Anda dapatkan.